Sabtu, 11 Februari 2012

Studi Islam Kontemporer



Identitas Buku
 Judul            : Studi Islam Kontemporer
No. ISBN         : 979-9392-50-0
Penulis         : Drs. M. Yatimin abdullah, MA
Penerbit         : AMZAH
Cetakan pertama    : April 2006
Jumlah Halaman     : xii, 363 halaman
Dimensi(L x P)     : 16x23 cm
Text            : Bahasa Indonesia
Jenis kertas        : HVS
Jenis Huruf        : Times New Roman


Biografi penulis
Drs. M. Yatimin abdullah, MA lahir di Bengkalis 27 Desember 1967. Ayahnya bernama Muhammasd Hasyim bin Wiryo Kassiman dan ibunya Syarifah ‘Aini binti H. Muchyar. Beliau mempunyai seorang istri bernama Dra. Mamik Sriliana, dan dikaruniai dua orang putra-puri yatu Annisa Al Hasanah dan M. Hafiz Habibullah. Beliau menamatkan SD di tempat kelahirannya tahun 1980. Kemudian hijrah ke kota Duri dan menamatkan SLTP tahun 1983, SLTA tahun 1986. Program Sarjana Lengkap diselesaikan tahun 1990 di IAIN Suska Pekanbaru dan S-2 tahun 2003 di UIN Suska Riau. Pengalaman kerja dimulai dari guru honor 1986-1989 di SMP perdana/Santamaria, 1989-1996 di STM Tunaskarya, dan SMEA Nurul Falah 1990-1996. Karier pegawai Negeri dimulai dari staf Urais Kandepag Kab. Bengkalis 1996-1997, Wakil PPN, KUA kec. Tebing Tinggi Selatpanjang 1997-2000, Guru MAN Selatpanjang 2000-2001 dan Guru MTs Negeri Pekanbaru. Karier sebagai dosen diawali sebagai dosen tetap STAI Tuanku Tembusai 2001-sekarang, Dosen UIN Suska Riau di tiga fakultas; fakultas tarbiyah, fakultas ekonomi dan fakultas peternakan 2002-sekarang dan mengajar di beberapa Perguruan Tinggi Swasta yang ada di Riau. Beliau juga aktif sebagai juru dakwah Islam di berbagai kota di Indonessia, tutorial dalam studi-studi Islam dan aktif mengikuti kegiatan penelitian ilmiah.



Review book
Buku ini banyak memberi saya informasi tentang studi islam sejak zaman dahulu hingga sekarang. Mulai dari sudut pandang islam, metode pemahaman ajaran islam, sejarah islam kontemporer, ilmu-ilmu studi islam dengan model penelitian dan penjelasannya dengan amat rinci.
Lebih rincinya, buku yang berjudul studi islam kontemporer ini menyajikan delapan belas bab. Bab pertama membahas tentang pengertian dari agama serta sumber asli ajaran islam. Dalam bab ini, dijelaskan bahwa Islam adalah agama Allah swt (agama samawi) yang diwahyukan kepada rasulnya sejak nabi Adam as sampai Muhammad saw. Agama untuk mengatur seluruh aspek kehidupan manusia untuk pedoman hidup bagi seluruh umat manusia agar dapat tercapai kehidupan yang diridhai Allah SWT mencapai kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. Sumber asli ajaran islam adalah alquran, hadis, ijma’ serta qiyas.
Pada bab kedua menjelaskan tentang karakteristik ajaran islam. Ringkasnya, ajaran islam memiliki ciri-ciri yang secara keseluruhan amat ideal. Islam agama yang mengajarkan perdamaian, toleransi, terbuka, kebersamaan, egaliter, kerja keras yang bermutu, demokratis, adil, seimbang antara dunia dan akhirat. Karakteristik ajaran islam secara dominan ditandai oleh pendekatan normatif, historis, dan filosofis.
Bab tiga berjudul kebutuhan manusia terhadap agama. Allah menurunkan agama untuk kepentingan manusia. Allah menurunkan agama  melalui rasul-rasulNYA untuk disampaikan dan diajarkan kepada manusia, yang disebut dengan risalah. Faktor yang dominan akan kebutuhan manusia terhadap agama adalah; faktor kondisi manusia, status manusia, struktur dasar kepribadian manusia, serta tanggung jawab manusia. Agama dapat membawa manusia menjadi suatu umat yang mempunyai kesatuan dan persamaan derajat.
Bab empat “berbagai pendekatan manusia dalam memahami agama” karena untuk memahami hakikat manusia yang beragama diperlukan pendekatan manusia itu sendiri dalam memahami agama. Dapat dilakukan melalui pendekatan historis, sosiologi, antropologi, psikologi, normatif, dan sosial budaya.
 Bab lima “pemeliharaan asli ajaran islam” telah dilakukan sejak zaman dahulu, zaman rasulullah saw hingga sekarang yang dilakukan dengan cara menjaga keimanan seseorang serta meyakini dan melakukan rukun islam. Dalam bab ini ajaran islam dijelaskan mulai dari zaman rasulullah saw hingga masa modern (sekarang).
Bab enam “konsep hidup sesuai ajaran islam” dikembangkan oleh manusia melalui diri sendiri maupun masyarakat dengan mewujudkan hubungan baik kepada sesama manusia dan hubungan baik dengan Allah. Untuk memperdalam jati diri, umat islam harus menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya.
Bab tujuh “sistem ekonomi islam” dijelaskan pada buku ini karena penulis ingin menyampaikan bahwa semenjak perang dunia kedua, ekonomi dunia dikuasai oleh barat, sehingga dengan ini penulis berharap dapat menumbuh kembangkan suatu ajaran ekonomi menurut ajaran islam. Yakni sistem yang halal, terbuka dan saling menguntungkan.
Bab delapan “metode pemahaman ajaran islam” disini penulis menjelaskan pengertian dari metode, kegunaanya serta bagaimana metode memahami ajaran agama islam.
Bab sembilan “hubungan agama islam dengan ilmu pengetahuan”. Pertama-tama penulis menjelaskan pengertian dari hubungan, lalu menceritakan tentang islam dan ilmu pengetahuan, hubungan ilmu bernuansa islam serta peranan ilmu pada era globalisasi. Disini penulis tidak hanya membahas dari segi masa kini, namun juga menyertakan beberapa potong sejarah yang ada kaitannya dengan empat topik inti tersebut.
Bab sepuluh “sumbangan islam terhadap ilmu pengetahuan” pada bab ini masih berkaitan pada bab sebelumnya, yakni bab sembilan namun lebih dikaitakan antara ilmu pengetahuan umum dengan ilmu agama seperti islam dan ilmu ekonomi, dan lainnya. Serta menyajikan islam dan pendidikan. Pada bab ini penulis juga menyertakan beberapa potong ayat al-qur’an.



Bab sebelas “sejarah islam kontemporer” Tidak seperti buku sejarah pada umumnya, karena ini bukanlah buku sejarah, penulis hanya menyertakan beberapa potong sejarah yang ada kaitannya dengan buku ini yakni tentang sejarah islam kontemporer yang ada di penjuru dunia.
Bab dua belas “telaah konstruksi teori penelitian agama islam” . pada zaman modern ini, islam berada dalam ujian yang sangat berat, pemahaman yang bersumber dari wahyu tuhan tidak berfungsi lagi atau bisa dikatakan jika pemahaman ini dalam posisi kalah. Wahyu memang hanya berisi seperangkat nilai yang mampu membangun sebuah peradaban. Berbeda dengan nilai moral, ia tidak mampu membangun sebuah peradaban karena hanya dibangun oleh  pemikiran-pemikkiran yang dituangkan kedalam teori-teori. Agar wahyu dapat difungsikan, manusia harus mengerti dan memahami nilai yang terkandung didalamnnyadengan menggunakan metode yang tepat. Pada zaman ini metode yang tepat adalah metode penelitian kebudayaan.
Bab tiga belas hingga delapan belas secara berurutan; “model penelitian ilmu tafsir alquran, hadis, filsafat islam,tasawuf,fikih,pendidikan islam” merupakan bab yang disajikan secara khusus oleh penulis karena sangat berkaitan dengan studi islam kontemporer/ studi islam masa kini.


Kelebihan dan Kelemahan Buku
Kelebihan buku:
Buku ini membahas masalah-masalah keislaman secara luwes, sangat mendasar, padat dengan segala kelebihan dan kekurangannya.buku ini dikemas dengan bahasa ilmiah dan dapat membuat setiap pembacanya ingin merampungkan seluruh isi buku ini tanpa menunda-nunda waktu lagi.
Buku ini ditulis oleh penulisnya yang sesuai dalam bidang keahliannya. Buku ini sengaja dibuat untuk membantu mahasiswa mendapatkan buku-buku rujukan dalam ilmu studi-studi islam secara lebih mendalam dan mengaplikasikan dalam memahami islam secara kaffah.
Dalam buku ini tercantum beberapa bab yang telah diperinci oleh pengarang. Selain itu, pengarang telah memberikan kesimpulan pada akhir tiap bab pembahasan sehingga memudahkan pembaca untuk menangkap inti-inti dari kajian materi. Karena ini adalah buku islami, penulis juga tidak lupa mencantumkan beberapa ayat alqur’an serta beberapa hadist.
Bukuu ini dikemas secara luwes, sederhana, ringkas, padat, dan sangat mendasar mulai dari pengertiannya hingga konteks masa kininya sehingga memudahkan pembaca memahami bab yang sedang dibahas.
Kelemahan buku:
Dalam buku ini, terdapat beberapa kata yang susah dimengerti oleh semua kalangan. Bahasa yang digunakan lebih condong jika pembacanya adalah mahasiswa keatas, seperti guru, dosen, dan lainnya.

0 komentar:

Poskan Komentar